Berita

Rakomwil FORSESDASI Kalsel

 

Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan menggelar Rapat Komisariat Wilayah (Rakomwil) di Badan Penghubung Provinsi Kalsel, Jakarta. Pertemuan mengangkat tema strategis tentang peran pemerintah daerah dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya penguatan kualitas SDM Indonesia.

Dua narasumber utama hadir dalam forum ini: Muhammad Risal S., Direktur Kerjasama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional, dan Rahmiyanti Janoezir Pamuntjak, ST, MA, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Kalsel. Keduanya memaparkan strategi konkret bagaimana pemda dapat menjadi motor penggerak program di lapangan.

Muhammad Risal menekankan pentingnya standar gizi yang jelas, sistem distribusi tertata, pemanfaatan data stunting secara presisi, dan sinergi lintas sektor. Keberhasilan program sangat bergantung pada keseriusan pemda dalam penganggaran, pengawasan, dan pelibatan masyarakat.

Rahmiyanti menjelaskan upaya Bappeda Kalsel mengintegrasikan program ke dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan RKPD. Ia mendorong perencanaan berbasis bukti, pemetaan kelompok rentan, dan kolaborasi provinsi-kabupaten/kota agar intervensi gizi menyatu dengan agenda penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan.

Forum juga menjadi wadah diskusi teknis para Sekda untuk berbagi praktik baik dan solusi implementatif, mulai dari penguatan regulasi daerah, pengelolaan logistik pangan bergizi, pemanfaatan produk lokal, hingga penggunaan teknologi informasi untuk monitoring program.

Rakomwil menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi janji moral pemda kepada generasi penerus. Sekretaris Daerah didorong memperkuat peran koordinatif agar program tidak berhenti di tataran perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di seluruh pelosok daerah—mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berdaya.

Related Articles

Back to top button